Universitas Hang Tuah Evaluasi Kinerja Penmas Desa Nelayan binaan Kelurahan Sukolilo Surabaya.

Universitas Hang Tuah Evaluasi Kinerja Penmas Desa Nelayan binaan Kelurahan Sukolilo Surabaya.

Lembaga Penelitian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya telah melakukan evaluasi desa binaan hasil kinerja para Dosen tergabung Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) di lokasi Desa Nelayan Binaan Kelurahan Sukolilo Baru, Kenjeran Surabaya. Jumat 3 November 2017.

Menurut Dr. Ir. Ninis Trisyani., MP. Kepala LPPM Tujuan diadakannya Evaluasi agar kinerja Dosen UHT  tim  Penmas Desa Nelayan Binaan Kelurahan Sukolilo Baru bisa terpantau serta tepat sasaran.

Evaluasi dilakukan bersama perwakilan masyarakat Nelayan yang hadir di ruang Seminar Gedung Rektorat P. Enggano, LPPM Universitas Hang Tuah akan mudah mendapatkan info langsung dari masyarakat setempat, ini berkaitan dengan Penmas di lokasi warga yang pernah di agedakan tahun lalu. Dengan kata lain, hasil karya ilmiah nyata Tim Penmas Universitas Hang Tuah apakah sudah sesuai dan tepat sasaran.

Berbagai perwakilan elemen masyarakat dan tokoh di hadirkan oleh LPPM Universitas Hang Tuah Surabaya, Hadir dalam acara : Ibu Lurah Sukolilo baru sebagai Ketua Umum PKK Desa, Ibu guru Paud Desa, Tokoh sentra hasil Produksi UKM, Ibu Nelayan dan Nelayan  sendiri .

Hj. Lilik (65 tahun) satu peserta perwakilan dari UKM produksi Krupuk Terung misalnya, menyampaikan bahwa pernah mendapatkan bantuan alat mesin pengering produksi olahan Kerupuk Terung hasil inovasi dan perakitan dari Fakultas Teknik dan Ilmu kelautan (FTIK) Universitas Hang Tuah Surabaya, Alat pengering tersebut di hibahkan oleh Rektor UHT Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.AP, melalui Dekan FTIK Dr.Drs. Viv Djanat P,M. AppSc diberikan secara Gratis dan Cuma Cuma.

“Alat tersebut baginya sangatlah bermanfaat dan sangat membantu sekali, apalagi jikalau  musim penghujan waktunya sedang tiba. Baginya sangat berterimakasih sekali kepada Kampus Universitas Hang Tuah Surabaya, menurut ibu Hj. Lilik berharap agar Inovasi alat pengering ini tetap di kembangkan bahkan jika perlu Inovasinya bisa di sempurnakan kembali. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *