Raker Pimpinan UHT diawali dengan kunjungan Budaya Osing di Kemiren Banyuwangi www.hangtuah.ac.id

 

Raker Pimpinan UHT diawali dengan kunjungan Budaya Osing di Kemiren Banyuwangi     www.hangtuah.ac.id

Minggu, 21 Oktober 2018. Dalam rangka melakukan kolaborasi Dokumen Strategis, rombongan pimpinan Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya yang dipandu oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (BP 2) UHT, melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) dan sekaligus kunjungan Budaya ke Banyuwangi Jawa Timur.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (BP 2) Universitas Hang Tuah (UHT) Dr. Bagiyo Suwarsono, ST., MT., FRINA, tujuan utama keberadaan para peserta Raker di lokasi Banyuwangi, adalah untuk menyatukan satu persepsi dan pendapat demi kemajuan UHT kedepannya sebagai kampus unggulan yang siap menghadapi persaingan Global serta dinamika pengelolaan Perguruan Tinggi  yang Sehat, Mandiri dan Berdaya Saing secara Internasional.

Dirinya selaku ketua pelaksana kegiatan, sengaja memilih lokasi tempat strategis ini karena ada kaitan Historis kemaritimannya, Hall Hotel Ketapang Indah Banyuwangi, penginapan yang berada di lokasi strategis di tengah tengah rindangnya ratusan pohon nyiur kelapa dan tepat di bibir alam pantai Ketapang selat Bali dengan berbagai keindahan lingkungan alam pantainya sebagai lokasi tempat bermalam dan Raker peserta, dan sebagai wahana sarana refresing peserta Raker, dirinya sengaja mengajak rombongan peserta Raker untuk menikmati indahnya nuansa malam hari di desa asli lingkungan Budaya Banyuwangi, Genjah Arum desa Osing Kemiren.

Menurut satu orang pakar, Budayawan asli Banyuwangi yang setia mendampingi rombongan selama dilokasi desa Osing, Bapak Aikanu, di lokasi desa ini terkenal dengan berbagai kelezatan sajian makanan dan minuman kopi khasnya, para tamu yang datang pasti akan di sambut ramah oleh warga dan di lokasi tamu akan disuguhi untuk melihat kesenian adat tari tarian Barong, sebagai bentuk tari ucapan Selamat Datang dan tari Gandrung Banyuwangi sebagai symbol khas tarian Budaya Banyuwangi.

Rombongan tamu Raker UHT yang datang malam itu disambut oleh 6 (enam) orang Bidadari Nenek nenek, mereka ini tergabung dalam anggota Seniwati Tari Sanggar Genjah Arum, pimpinan Bp. Iwan.

Dengan antusias dan semangat para nenek nenek ini berkolaborasi dengan penabuh gamelan lainnya untuk memainkan ritme alat musik tradisional Jawa nya dengan menggunakan peralatan Lumpang dan Alu kayu peralatan penumbuk padi sebagai sarana wahana Kotekan.

Tidak kalah menariknya, “Tarian gandrung Banyuwangian yang di lakukan oleh 2 (Dua) orang gadis muda dan 1 (Satu) orang perjaka, dengan gaya khasnya yang lincah, memainkan tarian Jaran Goyang., Dan sebagai penutup atraksi demo adalah: peragaan tarian inspirator Gandrung Banyuwangi yang di mainkan oleh Temuk penari legendaris, asli osing menurut Aikanu Budayawan, Temuk adalah sosok penari senior Gandrung yang sudah melalang buana melegendaris terkenal, mulai manggung di istana Negara Jakarta,  sampai melalang buana ke Jerman dan Jepang.”

Selama 3 (Tiga) hari melakukan kegiatan Raker, para pimpinan UHT yang terdiri dari  Rektor, Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.AP, Wakil Rektor (WR) I, Dr. Hj. Dian Mulawarmanti, drg., MS, WR II Bambang Sucahyo, drg., Sp.Ort, WR III Ir. Sudyantoro Hadi, M.Si, seluruh Dekan, Kepala Satuan Kerja (Kasatker), dan dihadiri pula oleh perwakilan dari Pengurus Harian Yayasan Nala, selaku yayasan pengelola Kampus Laut Biru UHT, telah berhasil menuntaskan beberapa hal yang berkaitan dengan perihal kolaborasi Dokumen Strategis serta pembahasannya, dilanjut dengan mengevaluasi bersama tentang kebijakan Tugas Fungsi Wewenang dan Tanggung jawab (TFWT) para pimpinan di lingkungan UHT yang selama ini telah berjalan dan untuk kedepannya. Ks.humas@uht.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *