16 Dokter gigi baru angkatan ke 55 / 2018 FKG Universitas Hang Tuah di ambil Sumpahnya.

16 Dokter gigi baru angkatan ke 55 / 2018 FKG Universitas Hang Tuah di ambil Sumpahnya.

Dengan menyandang gelar profesi baru, sebagai seorang dokter gigi, 16 (Enam Belas) dokter gigi baru angkatan ke 55 / 2018 dari Fakultas Kedokteran gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, telah di ambil Sumpahnya oleh Dekan FKG Laksamana Pertama TNI (Purn) drg. Lita Agustia., M.H.Kes. di Gedung Aula Laksamana Nala RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut) Nala Husada Kampus Laut Biru UHT, Keputih Sukolilo Surabaya. Kamis 06 Desember 2018.

Di hadapan seluruh undangan yang hadir, menurut Dekan FKG UHT “ Ke Enam Belas dokter gigi baru tersebut telah selesai melalui Uji Kompetensi yang di adakan oleh Panitya Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter gigi dan di nyatakan Lulus pada tanggal 8 November 2018 berdasar Surat Keputusan nomor 138/Kep/UKMP2DG/XI-2018 tentang pengumuman hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi dokter gigi periode IV tahun 2018 “.

Lanjutnya kepada para dokter gigi baru tersebut di atas di harapkan “ Agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya di tengah tengah masyarakat nanti dengan tetap bisa menjaga nama baik almamater serta etika sebagai dokter gigi, tetap santun terhadap Orang Tua dan Pendidik yang telah bertahun tahun mendidik dan membimbing. Selalu meng Update diri dengan meningkatkan pengetahuan Ilmu Kedokteran gigi melalui pelatihan, Seminar ataupun peningkatan Spesialis / S2 sesuai dengan profesi dan Undang Undang RI tentang praktek Kedokteran no 29 tahun 2014, janganlah berhenti dan berpuas diri dalam hal menuntut ilmu lanjutan, baik kaitan ilmu kedokteran gigi maupun bidang ilmu Teknologi, kesemuanya ini nantinya berharap akan bermanfaat dan berguna untuk menghadapi persaingan global dokter gigi asing yang sekarang sudah mulai merambah masuk di ranah wilayah kesehatan Indonesia ”

Dekan FKG UHT berpesan: “ Berdasar penjabaran dari kode etik Sumpah Dokter yang di ucapkan bersama, dalam menghadapi situasi suhu tahun Politik, para Dokter baru dan alumni FKG UHT dihimbau oleh Dekan untuk netral, jangan mudah terprovokasi dengan permainan suhu politik yang ada, sehingga berdampak akan mengesampingkan tugas pokoknya dan timbul ketidak netralan dalam penanganan terhadap pasien yang sedang membutuhkan perawatan medis khusus di masyarakat, Dokter Gigi baru harus pandai pandai menyingkapi suasana suhu politik yang ada pada saat ini, diharapkan harus lebih waspada dan lebih berhati hati lagi dalam beraktifitas komunikasi aktif di IT Medsos saat ini. “

Di hadapan Rektor UHT Laksda TNI (Purn) Dr. Ir. Sudirman. S.IP., SE., M.AP, Wakil Rektor I-III UHT, Dekan, Direktur PDP, Direktur RSGM, Dosen, Kasatker UHT, Pembina dan Ketua Yayasan Nala, perwakilan Karumkital dr. Ramelan, perwakilan Kaladogi, dan undangan orang tua dokter gigi baru, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA, dalam sambutannya di acara Pelantikan dan pengambilan Sumpah Dokter Gigi baru angkatan 55 / 2018, berdasarkan Up Date akhir catatan pemantauan lembaganya (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII), memberikan informasi reward untuk Kampus Laut Biru UHT kaitan perkembangan akhir dari monitor lembaganya selama 4 tahun belakangan ini, UHT berhasil meningkatkan prestasi layanan Mutu Akademik dan nilai Pendidikannya kearah lebih baik lagi, sehingga menurut dirinya selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII, UHT layak untuk masuk nominasi kategori sebuah Perguruan Tinggi Unggulan dengan rangking urut 12 (Dua Belas) besar dari 326 Perguruan Tinggi Swasta yang ada di seluruh propinsi Jawa Timur .

Masuk 7 (Tujuh) besar untuk kategori Perguruan Tinggi swasta unggulan se wilayah kota Surabaya dari jumlah 68 Perguruan Tinggi Swasta se kota Surabaya.

Kepada 16 orang Dokter Gigi baru, Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA berpesan: “Sesuai dengan penjabaran kaidah sumpah Profesi dokter gigi yang barusan di ucapkan bersama, adalah merupakan sebuah janji sumpah yang tidak ringan dan merupakan tugas berat yang harus di emban, salah satunya yaitu melayani kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas dengan tidak memandang suku, ras dan agama”.

Menurutnya Standart kesehatan Dunia WHO saat ini, 1 orang dokter gigi adalah melayani 1000 orang pasien, sedangkan di Indonesia 1 orang dokter gigi masih melayani 9000 pasien. Oleh karena itu tenaga dokter gigi ahli di Indonesia masih sangat dibutuhkan dan kurang banyak sekali, sehingga pada kesempatan baik ini, dirinya memberikan ucapan selamat atas prestasi kelulusan kepada 16 orang dokter gigi baru lulusan FKG UHT angkatan 55 / 2018 dengan keberhasilannya telah melewati proses kelulusan dengan masa perjalanan yang tidak mudah dan pemberian ucapan serta penghargaan kepada Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UHT yang telah berhasil mencetak lagi kader kader Dokter Gigi yang baru, yang siap untuk di tempatkan diseluruh wilayah tanah air Indonesia.

Pada kesempatan yang sama pula diberikanlah Penghargaan reward prestasi oleh Dekan FKG dan Mitra Sponsor akademik kepada 3 (Tiga) Dokter Gigi baru yang berprestasi akademik angkatan 55 / 2018:

  1. Tiffany Agusta Posuma. (IPK 3,66)
  2. Kristin Gaby Rosary. (IPK 3,62)
  3. Patricia Bernadette Wijaya. (IPK 3,56)

Penyerahan 16 orang alumni Dokter Gigi baru Fakultas Kedokteran gigi Universitas Hang Tuah Surabaya kepada perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Surabaya dan di terimakan langsung kepada Sekertaris Umum PDGI Cab Surabaya drg. Edward Syahamir. M.Kes.    ks.humas @uht.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *