FKG UHT Gandeng Kementrian Kesehatan Adakan Pelatihan EDL.

FKG UHT Gandeng Kementrian Kesehatan Adakan Pelatihan EDL.

Surabaya, 8-10 Januari 2019. Menggandeng Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) Kementrian Kesehatan RI dengan menghadirkan ketua KEPPKN dr. Triono Soendoro, PhD. Civitas Academika Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya sukses mengadakan Pelatihan Etik Dasar-Lanjut (EDL) dalam Penelitian dengan mengikut sertakan Manusia sebagai Objek.

Selama 3 hari berturut turut, kegiatan pelatihan EDL dilaksanakan secara berkesinambungan di ruang Airlangga, Hotel Santika Premiere, Gubeng Surabaya, dan diikuti 70 peserta yang terdiri dari berbagai latar belakang: Dosen, Peneliti, maupun anggota Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK).

 Kehadiran utusan daerah dari perwakilan akademisi Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, dan rumah sakit di tanah air, Pakar Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Dr. dr. Triono Soendoro, PhD. Di hadapan peserta pelatihan memaparkan secara lugas berbagai studi kasus dan kronologi peristiwa yang sering terjadi di lapangan berkaitan dengan manusia sebagai objek kesehatan.

Menurut Ketua penyelenggara acara Pelatihan EDL, Widyasri Prananingrum, drg., M.Kes., Ph.D. Dosen tetap FKG UHT, tujuan diselenggarakan kegiatan Pelatihan EDL ini adalah: “untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan kemampuan Dosen, Peneliti dan Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) mengenai etik penelitian kesehatan”.

Sebagai Ketua Panitia penyelenggara berharap, kedepannya akhir dari pelaksanaan kegiatan pelatihan, akan segera terbentuknya anggota KEPK, yang betul betul telah memiliki sertifikat EDL KEPK dari Kementrian Kesehatan RI.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UHT Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., MAP. Berkenan membuka resmi acara pelatihan EDL. Dalam amanatnya, Rektor berharap: “Pelatihan Etik Dasar Lanjut (EDL) yang dilaksanakan FKG UHT bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan RI kali ini, peserta yang hadir mengikuti pelatihan materi hingga akhir akan mendapatkan sertifikat resmi dari KEPK Kementrian Kesehatan RI, dan hasil dari terapan ilmu yang di dapatkannya selama di pelatihan, para Dosen akan bisa mengembangkan ilmu terapannya tersebut untuk bisa di manfaatkan kepada masyarakat luas”, lanjut Rektor: Ibarat berkendara, sopir haruslah sudah memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi), demikian pula bagi seorang Dosen peneliti yang melibatkan manusia sebagai objek, maka sudah seharusnya yang bersangkutan sudah mempunyai ijin resmi sertifikat KEPK”.

Dengan disaksikan ketua KEPPKN dr. Triono Soendoro, PhD, diakhir acara dilakukanlah pengukuhan 12 anggota Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) FKG UHT dengan ketuanya Dr. Linda Rochyani, drg., Sp.KG oleh Dekan FKG UHT Lita Agustia, drg, MH.Kes. Dan 9 anggota Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) RSGM Nala Husada dengan ketuanya Dr. Sudibyo, drg, M.Kes oleh Direktur RSGM Dwi Hariyanto, drg, M.Kes. Hadir dalam acara pembukaan pelatihan EDL, Rektor UHT. Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., MAP. Wakil Rektor (WR) I UHT Dr. Dian Mulawarmanti, drg., MS. WR II Bambang Sucahyo drg.Sp.Ort. WR III Ir. Sudiyantoro Hadi, MSi. Dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UHT Lita Agustia, drg., MH.Kes.  ks.humas@uht.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *