46 dokter baru UHT diambil Sumpahnya www.hangtuah.ac.id

46 dokter baru UHT diambil Sumpahnya www.hangtuah.ac.id

Rabu, 16 Januari 2019. Pelantikan dan pengambilan Sumpah terhadap 46 dokter baru angkatan 80 / 2019 oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, dr. Sakti Hoetama, Sp.U. di Gedung Samudera Ganesha (GSG) Pulau Benggala Kampus Laut Biru UHT Keputih Surabaya,

Ke 46 dokter baru tersebut mereka adalah yang berhasil Lulus dari test Uji Kompetensi yang di selenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia  secara Nasional dan bertahap di setiap 3 bulan sekali.

Sejak berdirinya Fakultas Kedokteran UHT 30 Tahun yang silam hingga kini telah berhasil mencatat kelulusan 2761 dokter barunya, hingga saat ini telah tersebar ke segala penjuru tanah air baik di dalam jenjang struktural maupun fungsional sebagai dokter..

Pada kesempatan yang sama Dekan FK-UHT dr. Sakti Hoetama, Sp.U. telah memberikan pesan dan penekanan agar para lulusan dokter baru tetap berpegang pada kebenaran ilmu kedokteran dengan ketrampilan yang memadai serta dengan payung etika kedokteran, jangan lupa tetap kembangkan ilmu pengetahuan dan tetaplah mengasah ketrampilan. Dekan FK juga menetapkan Reward kepada 3 (Tiga) dokter baru kategori Prestasi lulusan akademik terbaik di angkatan 80 / 2019.

Mereka adalah:

  1. Stefanny Sinthia Kresna mahasiswa angkatan 2016, kelahiran Surabaya (25 tahun) putra Bp. Kwee Tik Sien Nilai IPK: 3.38.
  2. Imam Sutrisno mahasiswa angkatan 2016, kelahiran Bojonegoro (25 tahun) putra Bp. Sutrisno, S.Sos., M.Si. Nilai IPK 3.36.
  3. Yesicha Kurniawati mahasiswa angkatan 2016, kelahiran Ponorogo (25 tahun) putra Bp. Mujianto. Nilai IPK 3.36.

Dalam acara Pelantikan dan pengambilan Sumpah dokter baru, Rektor UHT Dr. Ir. Sudirman S.IP., SE., M.AP berkenan memberikan sambutan pengarahan kepada 46 dokter baru, “kedepannya para dokter baru senantiasa agar tetap menjaga semangat juangnya seperti apa yang pernah di rintisnya sewaktu mereka masih dalam perjalanan Studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah tempo dulu”

“Keberhasilan selesai studi dan tanda kelulusan adalah merupakan sebagian bukti awal dokter muda Ikut berkiprah aktif dan melangkah maju dalam membangun dan membaktikan diri bersama ilmunya di masyarakat luas, jangan lekas berpuas diri, tekuni dan senantiasa aktif belajar kembali menekuni ilmu spesialis yang lebih tinggi lagi, selalu bersikap baik terhadap guru dan orang lain, berfikirlah positif bersyukur kepada Allah atas anugerah titipan kepercayaan keahlian profesi yang disandangnya sebagai seorang dokter”.

Termuda Usia dalam Pelantikan profesi dokter

Yang menarik di kelulusan profesi kedokteran kali ini adalah: adanya kelulusan dokter baru UHT angkatan 80/2019 termuda di usia sejawatnya bernama dr. David Chandra Wijaya (23 tahun) kelahiran Samarinda 17 Juni 1995.

Lajang berbintang Gemini, putra ke 2 dari 4 bersaudara pasangan suami istri Bp. Hanafi Widjaya dan ibu Ernawati ini sebelumnya hanya punya cita cita sederhana, menjadi seorang atlit Bulu tangkis nasional, dan harus di lewatinya melalui jalur seleksi test atlit Djarum Academy Kudus, yang berakhir kandas di tengah perjalanan.

Bagi dirinya kegagalan tidak harus berputus asa dan harus kembali ke Samarinda, Dirinyapun mengakuinya saat itu hanyalah UHT Surabaya satu satunya informasi perguruan tinggi kedokteran swasta yang didapatkannya dan mengharapkan dirinya bisa diterimanya .

Maka diputuskanlah lewat jalur brosing informasi dan internet yang dimilikinya dokter termuda di angkatannya inipun berhasil masuk dan lolos seleksi jenjang  test FK-UHT Surabaya hingga berakhir sukses dan sekarang telah menjadi lulusan termuda di usia seangkatan profesinya, dan satu keinginannya yang belum tercapai terkabul hingga saat ini, dirinya ingin meneruskan cita cita luhurnya menjadi seorang dokter spesialis bedah tulang, Tips sukses yang dituturkan kepada penulis, selalu tekuni dalam setiap problem kegiatan, di ulang ulang methode pembelajarannya, tekun beribadah dan selalu berdoa kepada yang maha kuasa.

Hadir dalam acara Pelantikan dan Sumpah dokter baru: Rektor UHT, Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.AP, Wakil Rektor (WR) UHT I, II III, Dekan dan Direktur Satdik, mewakili Kepala Rumkit RSAL dr. Ramelan dan Rumah Sakit Pendidikan Jejaring, Guru besar, Dosen, Kasatker UHT, Pengurus Harian Yayasan Nala dan Orang Tua, keluarga dokter baru.    ks.humas @ uht.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *