Pakar Implant Jepang transferkan Ilmunya di FKG-UHT Surabaya. www.hangtuah.ac.id.

 

Pakar Implant Jepang transferkan Ilmunya di FKG-UHT Surabaya. www.hangtuah.ac.id.

Menuju Guest Lecturing (Visiting Scholar) World Class University di bidang mutu pendidikan serta untuk meningkatkan kinerja pembelajaran bagi mahasiswa, Dosen dan alumni Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya sebagai peserta kuliah umum International yang hadir.

Dengan harapan tujuan FKG-UHT mengagendakan kuliah Internasional tamu agar para mahasiswanya akan mendapatkan suatu pengalaman yang baru dari pakar sumbernya dengan jalan melakukan interaksi ilmu langsung dengan Dosen asing luar negeri yang sengaja dihadirkan oleh FKG-UHT guna memenuhi standart mutu dan pemenuhan jadwal materi perkuliahan di bidangnya.

Visitasi Professor Researcher, Departement of Bio materials and Bio engeenering Faculty of Dentistry University of Tokushima, Japan. Dr. Yoshihito Naito, DDS., Ph.D di UHT Surabaya adalah untuk memberikan 2 (Dua) materi season kuliah umum:

  1. Mahasiswa FKG-UHT semester 4 & 6 di lokasi ruang kelas teater 200 B, gedung F VI Pulau Fani, FKG-UHT di Keputih dengan materi “Development Of Bone Substitute Materials for Successful Implant Treatment “.
  2. Dosen dan Alumni FKG, di lokasi gedung Laksamana Nala lantai 6 Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Nala Husada, Keputih Surabaya, dengan materi “Strategies of Implant Treatment in Esthetic Area”.

Dalam kesempatan memberikan kata sambutan, di hadapan peserta kuliah umum Implant, Dekan FKG-UHT Laksamana Pertama TNI (Purn) drg. Lita Agustia. M.H.Kes mengatakan: “Kedua topik materi tersebut diatas dianggap sudah tepat, karena dalam akhir minggu ini FKG-UHT sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran gigi di bawah Lembaga Layanan (L2) Ristekdikti wilayah VII Jawa Timur, UHT bersama 3 (Tiga) institusi Perguruan Tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran gigi lainnya dipercaya untuk membuka prodi baru Implant sesuai dengan standarisasi regulasi yang telah ditetapkan oleh PDGI dan KDGI oleh Ikatan Kepeminatan Kedokteran Gigi Implant Indonesia (IPKGII).”    ks.humas@uht